5 Film Tema Bisnis Yang Wajib Ditonton Para Pengusaha

Semakin banyak orang yang melakukan bisnis dewasa ini. Bukan hanya sekedar untuk memberikan tambahan penghasilan saja, namun kini bisnis sudah menjadi satu jenis profesi yang menjanjikan jika kita menjalankannya dengan serius dan sepenuh hati. Kali ini koleksi film indoxxi ada beberapa yang memiliki tema bisnis yang wajib ditonton oleh Anda para pengusaha muda khususnya.

Rekomendasi Film Bertema Bisnis

Biasanya banyak orang yang mencari referensi ide bisnis dari film yang ditayangkan. Baik itu jenis film Box Office ataupun bukan, namun yang pasti banyak jenis film bisnis yang dibuat berdasarkan pengalaman bisnis yang nyata dan real. Hal itulah yang kemudian membuat banyak orang juga menjadikannya motivasi terutama ketika mereka sedang mengalami kendala dalam bisnis yang mereka jalankan tersebut.

Berikut ini Kita akan membahas tentang beberapa jenis film koleksi dari indoxxi yang memiliki tema bisnis yang layak untuk ditonton oleh Anda yang sedang memulai bisnis ataupun sudah menjadi pebisnis sekalipun.

1.     Joy

Film bisnis yang pertama adalah film Joy yang dirilis pada tahun 2015. Memiliki alur cerita bisnis yang penuh intrik dan petualangan akan menjadikan pengalaman bisnis yang ada di dalamnya menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk Anda. Dengan tokoh utama seorang Joy Mangano yang merupakan seorang ibu tunggal yang berjuang untuk mendapatkan hak paten atas ide dalam pembuatan alat pel serbaguna. Ada banyak sekali pelajaran bisnis di film yang satu ini termasuk ketika dia harus siap dengan adanya pengkhianatan keluarga yang terjadi.

2.     Tucker: The Man and His Dream

Film bisnis yang dirilis pada tahun 1998 ini menceritakan tentang seorang Tucker yang berjuang mendirikan sebuah perusahaan otomotif. Perjalanannya dalam memproduksi mobil dan kendaraan yang memiliki revolusi utama dalam bidang keselamatan mendapatkan banyak sekali tantangan. Di antaranya adalah tantangan yang datang dari para pesaingnya dalam bidang industri mobil. Namun setelah jatuh terpuruk, dengan semangatnya Tucker mampu kembali bangkit untuk merajai industri otomotif kembali.

3.     Steve Jobs

Film ini menceritakan tentang awal perjuangan dan karier seorang bos Apple Steve Jobs. Diceritakan bahwa Steve Jobs harus melalui banyak sekali perjuangan dan tantangan selama mendirikan perusahaan Apple. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan besar memang berasal dari perusahaan kecil dan tak peduli seberapa banyak modal yang dimiliki karena yang terpenting adalah usaha dan kerja keras.

4.     Citizen Kane

Film jadul ini masih menduduki peranan penting di hati para khususnya. Bercerita tentang seorang Charles Foster Kane yang berjuang untuk membangun bisnisnya dalam bidang jurnalisme. Kane melalui usaha dan dedikasinya yang cukup tinggi terhadap bidang tersebut mampu membuat perusahaan yang didirikannya mampu berkembang dengan pesat. Namun sayang kekayaan dan kekuatan yang dimilikinya mengubah dia dari orang baik menjadi orang yang terobsesi dengan materi. Film ini menyadarkan bahwa dalam bisnis, roda kehidupan pun berputar dan kita harus selalu ingat awal mula karier yang kita jalani.

5.     The Social Network

Film yang dirilis pada tahun 2010 ini adalah film yang menceritakan perjalanan bisnis seorang pemuda yang bernama Mark Zuckerberg. Mark merupakan seorang pendiri Facebook media sosial pertama yang sukses di dunia. Film ini menceritakan bagaimana perjuangan Mark untuk mendirikan perusahaan start up dengan berbagai kendala yang dimilikinya hingga menjadikannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Tertarik Menonton Film Tersebut?

Itulah beberapa jenis film yang memiliki tema bisnis yang layak untuk Anda tonton terutama untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam berbisnis. Apa saja yang bisa Anda dapatkan dalam film tersebut? Ada motivasi, inspirasi, bagaimana cara menghadapi masalah, kendala apa yang diperkirakan bisa terjadi dan lain sebagainya. Selamat menonton koleksi film indoxxi.

Kisah Menarik Dibalik Pernikahan Putri Ayako Dan Rakyat Jelata

Cinta memang bisa membutakan mata. Hal ini pula yang terjadi pada Putri Ayako. Putri ketiga dari Pangeran Takmodo dari kekaisaran Jepang ini telah memutuskan untuk meninggalkan gelarnya sebagai putri kerajaan demi menikah dengan seorang rakyat jelata yang bernama Kei Moriya. Kei Moriya adalah seorang karyawan pada perusahaan kapal di Jepang. Kisah cinta yang melibatkan keduanya memang cukup menarik untuk disimak.

Dikenalkan Oleh Ibunda Putri Ayako

Siapa yang menyangka jika pernikahan yang terjadi antara Putri Ayako dan rakyat jelata diawali dengan perkenalan dan persahabatan yang terjalin selama 40 tahun antara ibunda Putri Ayako dan ayahanda Kei Moriya. Ibunda Putri Ayako dan ayahanda Kei Moriya adalah kawan saat mereka sama-sama menjalani pendidikan tinggi di Inggris. Sang ibunda Putri Ayako juga telah mengenal Kei Moriya sebelumnya dan ingin agar putrinya bisa mengenal sosok pria yang aktif dalam kegiatan sosial untuk membuak peluang bagi setiap anak untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi.  Ternyata dari perkenalannya tersebut, tumbuh benih-benih cinta antara Putri Ayako dan Kei Moriya.

Meninggalkan Status Putri

Putri Ayako memang telah benar-benar jatuh cinta pada pria yang bukan berasal dari keluarga kerajaan tersebut. berdasarkan informasi dari pihak kerajaan bahwa antara Putri Ayako dan Kei Moriya, keduanya memiliki banyak hobi yang sama, seperti aktif dalam kegiatan sosial, hobi mengoleksi buku, bermain ski, dan juga mengunjungi berbagai tempat. Beberapa kesamaan hobi inilah yang membuat mereka saling jatuh cinta dan memutuskan untuk hidup bersama.

Berdasarkan aturan Kerajaan Jepang, bahwa seorang putri yang menikah dengan pria yang berasal dari rakyat jelata maka harus rela meninggalkan status kekaisarannya. Oleh karena itu, setelah Putri Ayako resmi mengucapkan janji pernikahan dengan Kei Moriya yang seorang rakyat jelata, maka dia juga resmi menanggalkan statusnya sebagai seorang putri. Namun, sang putri akan mendapatkan kompensasi dari pihak kerajaan Jepang yaitu sebesar 1 juta dollar Amerika.

Mengurangi Jumlah Anggota Keluarga Kaisar Jepang

Dengan pelepasan status seorang putri oleh Putri Ayako. Maka hal ini mengurangi jumlah anggota keluarga kekaisaran Jepang. Hal ini juga tentunya akan disusul oleh Putri Mako yang merupakan sepupu dari Putri Ayako yang juga akan menikahi seorang pria yang bukan berasal dari keluarga kerajaan. Dengan terlepasnya status putri dari Putri Ayako, maka tugas yang diemban oleh anggota kekaisaran Jepang yang kini tinggal 17 orang ini akan semakin berat. Oleh sebab itu, ada beberapa usulan yang menyatakan bahwa keturunan mantan putri Jepang dapat diberi kesempatan untuk menjalankan tugas-tugas kerajaan.

Pernikahan Putri Mako

Putri Mako yang merupakan anak dari Pangeran Akhisino ini juga berencana akan menikahi kekasih hatinya yang ia kenal sejak duduk di bangku kuliah yaitu Kei Komuro. Mereka yang telah mengumumkan pertunangan sejak awal tahun 2018 ini, baru akan melangsungkan pernikahan pada tahun 2019.

Meskipun rencana pernikahan yang mereka umumkan sangat membuat rakyat Jepang gembira, namun tentunya anggota kekaisaran Jepang akan kehilangan satu lagi anggota keluarganya. Pada saat ini terdapat 6 putri kerajaan yang masih lajang dan akan kehilangan status putri apabila mereka juga menikahi rakyat jelata. Untuk mendapatkan pasangan yang berasal dari keluarga kerajaan memang lebih sulit pada saat ini. Sebab, anggota keluarga kerajaan sudah semakin berkurang dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, banyak usulan yang menyatakan agar anggota kerajaan yang menikah dengan rakyat jelata tetap memiliki gelar kerajaan.

Selain di Jepang, di Indonesia juga mengenal tentang status keluarga kerajaan yaitu pada kesultanan Yogyakarta. Sri Sultan Hamengkubuwono X memiliki lima orang putri. Hal ini membuat pertanyaan publik tentang bagaimana pewarisan tahta kerajaan selanjutnya. Kelangsungan tahta kerajaan memang harus tetap dipertahankan. Namun, seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan teknologi, maka gaya hidup kerajaan juga banyak mendapatkan pengaruh dari luar. Oleh karena itu, banyak terdapat usulan dari pihak luar untuk adanya perubahan agar anggota keluarga kerajaan tidak semakin berkurang. Namun, semua itu kembali lagi pada kebijakan sang pemimpin kerajaan.